Era sepeda motor di masa datang akan mengarah ke teknologi injeksi.
Buktinya sampai saat ini masing-masing pabrikan sepeda motor yang ada di
Indonesia sudah mulai meluncurkan berbagai model motor injeksi.
Bahkan ada pabrikan yang menargetkan sampai 2014 seluruh motor terbaru
yang akan diluncurkan sudah mengusung era teknologi injeksi.
Nah buat Otolovers yang sudah mempunyai motor injeksi pastinya ingin motornya terutama motor matik injeksinya selalu dalam kondisi prima. Kali ini detikOto mencoba memberikan tips merawat motor matik injeksi bagi pecinta motor.
Nah buat Otolovers yang sudah mempunyai motor injeksi pastinya ingin motornya terutama motor matik injeksinya selalu dalam kondisi prima. Kali ini detikOto mencoba memberikan tips merawat motor matik injeksi bagi pecinta motor.
2. Pada saat mengendarai Matic Injeksi,
pengendara jangan sering mengubah kecepatan laju motor secara mendadak, awalnya
cepat tiba-tiba mengerem atau sebaliknya, alasannya cara seperti ini bisa
membuat usia mesin pendek.
3. Selalu cek kondisi tanki bensin, jangan
membiarkan kondisi tangki bensin dalam keadaan kosong. Mengisi bensin tak perlu
menunggu bensin hingga jarum menunjuk arah huruf E atau Empty. Mesin injeksi
tidak boleh kehabisan bensin.
4. Mengganti oli transmisi motor Matic Injeksi
secara rutin, cara ini bisa menjadi solusi untuk mencegah keausan komponen
mesin Matic Injeksi, untuk penggantian maksimal oli transmisi setiap 5 ribu km
dan oli mesin secara berkala setiap 1000 km.
5. Selalu periksa kondisi busi dan aki. Sebab,
kedua perangkat tersebut membuat motor Matic Injeksi bertenaga dan melaju
kencang. Apabila aki atau busi sudah tidak berfungsi gantilah dengan yang baru
dan orisinil di bengkel resmi.
6. memeriksa kondisi vent belt dan roller secara
rutin. Jika sudah tidak layak gantilah dengan yang baru dan orisinil.
Selalu perhatikan ruang transmisi, di ruangan
transmisi terdapat komponen yang rentan kotoran. Bersihkanlah ruang transmisi
secara berkala setiap 4 ribu km.
7. Motor matic Injeksi biasanya menggunakan
single shockbreaker, maka ganti oli shockbreaker maksimal setiap 10 ribu km.
Biasanya bila oli shockbreaker Matic sudah mulai harus di ganti di tandai
dengan suara mendecit kalau di gunakan melewati jalan yang tidak rata.
Semoga tips ini bisa berguna untuk pengguna motor
Matic Injeksi, sehingga awet dan tanpa masalah. Meskipun matic Injeksi sudah
hampir sempurna tapi pengendaranya tetap harus merawat matic injeksi ini dengan
benar. (AS)
Home

Tidak ada komentar:
Posting Komentar